Sebuah Jurnal Perjalanan Hidup Sang Putri Kecil Bapa

Semua tentang kisah perjuangan putri kecil Bapa

Jumat, 30 Desember 2011

Panggilan (2)

 Cara mengenali panggilan masing-masing:


  1. Kita dapat mengenali panggilan bila kita telah mengenal Tuhan dan hidup di dalam kebenaranNya sehingga kita sadar bahwa semuanya adalah dari Tuhan dan untuk Tuhan (Roma 11: 36) dan bukan untuk kepentingan diri sendiri.
  2. Kita harus mengalami pemulihan dan mengizinkan Tuhan untuk membereskan hati kita.
  3. Kita tidak dapat mengenali panggilan secara instan tetapi perlahan-lahan. Makin lama makin jelas, seperti puzzle.
  4. Jika kita berada dalam panggilan kita, maka ada sesuatu yang berkobar-kobar dalam diri kita. Ada suatu semangat dan gairah yang tidak dibuat-buat, tetapi mengalir secara alami. Apa pun yang kita lakukan, kita lakukan dengan cinta.
  5. Bila kita berjalan dalam kehendak Tuhan, maka akan semakin banyak orang-orang yang Tuhan kirimkan untuk membantu kita menggenapi rencana Tuhan.
  6. Kita akan diperlengkapi dengan karunia-karunia untuk menggenapi panggilan hidup kita. Bahkan karakter kita sejak lahir sudan Tuhan berikan untuk mempersiapkan panggilan kita. Seringkali panggilan kita sesuai dengan karakter kita yang sudah dipulihkan. Sejak kecil memiliki kesukaan melakukan sesuatu dan berkembang sampai dewasa.
  7. Panggilan Tuhan sejalan dengan pengalaman yang Tuhan buat dalam hidup kita. Tiap orang mempunyai kisah hidup dan pengalaman yang berbeda sejak kecil. Lingkungan keluarga, kepahitan, sakit atau sejak kecil selalu dipilih menjadi pemimpin, semuanya Tuhan izinkan terjadi untuk memperlengkapi kita. Jadi jangan pernah memberontak kepada Tuhan atau terhadap pengalaman masa lalu kita.
  8. Panggilan menghasilkan buah yang terbaik karena kita telah berfungsi secara maksimal.
  9. Kesaksian roh:
  • Pimpinan melalui Firman
  • Melalui kepekaan telinga rohani
  • Mendengarkan dari orang yang lebih dewasa rohani. Perlu ada tudung dari seorang pemimpin rohani yang Allah tetapkan. Tetapi yang menjadi masalah, banyak orang tidak mau menundukkan diri pada pemimpin rohani (hanya melihat kelemahan pemimpin). Hati-hati! Ini sangat berbahaya karena kita akan keluar dari tudung rohani kita (keluar dari kehendak Allah, 1 Sam 13: 13-14).
   10. Pernyataan Tuhan lewat mimpi, nubuatan, tanda-tanda, karunia-karunia


Bagaimana caranya berjalan dalam panggilan Tuhan?


  • Berani meninggalkan semua dan menjadi murid sejatiNya (Matius 4: 19-22).
  • Seberapa kita menginginkan panggilan, sebesar itulah kita akan mendapatkan. Jika kita tidak sungguh-sungguh menginginkan dan tidak berani membayar harganya, maka iblis akan mengambil itu dari tangan kita.
  • Panggilan tidak pernah berhenti dalam suatu titik, tetapi seperti puzzle. Jangan pernah merasa puas dengan kondisi kita. Naik lebih tinggi lagi dan jangan pernah takut merasa gagal.
  • Memiliki ketaatan yang mutlak kepada kehendak Tuhan. Allah menguji kita melalui ketaatan.
  • Hidup berpadanan dengan panggilan masing-masing. Pada intinya milikilah hati hamba.
  • Karakter yang berbuah & bertumbuh (2 Petrus 1: 3-11).
  • Hidup dalam panggilan memerlukan hikmat. Hikmat lahir dari hati Yesus sendiri. Tanpa hikmat semua rencana Allah bahkan semua kelengkapannya akan dibengkokkan, dipatahkan, dan tidak menghasilkan dampak yang sempurna.
  • Setia sampai akhir (Galatia 3: 2-4).
  • Percaya bahwa Tuhan menyediakan semua untuk menggenapi panggilan kita.
  • Allah selalu memberi yang lebih besar dari impian pribadi.


Hambatan dalam berjalan dalam panggilan:


  • Kesombongan dan kebebalan (Ibrani 3: 7).
  • Minder (1 Korintus 1: 25-29).
  • Ketidaktaatan pada Allah dan tidak percaya sepenuhnya


Akibat lari dari panggilan:


  • Tidak dapat menggenapi rencana Allah yang telah ditetapkannya.
  • Tidak dapat menikmati kepuasan hidup yang sesungguhnya.
  • Tidak damai sejahtera
  • Murka Allah (Keluaran 4: 10-14).

0 komentar:

Posting Komentar