Pemuda adalah tiang negara. Pepatah ini memang ada benarnya. Masih ingat andil pemuda dalam kemerdekaan Indonesia? Benar pula bila kita katakan: pemuda adalah tiang gereja di masa depan. Mengapa? Karena di tangan orang-orang yang masih muda inilah terletak nasib pergerakan di masa depan. Orang-orang yang mungkin kita anggap masih bau kencur, tetapi di masa depan mereka mengemban satu tanggung jawab yang besar. Karena di pundak merekalah terletak masa depan pergerakan yang ada.
Tuhan Mempercayakan Visi dan Tanggung Jawab kepada Generasi Muda
Dewasa ini, sangatlah sedikit generasi muda yang dipercaya mampu mengemban tanggung jawab berat dalam pelayanan. Kebanyakan hanya dipercayai dalam masalah pendelegasian tugas. Banyak pemimpin gereja yang cukup khawatir untuk mempercayakan masalah pelayanan yang sulit, yang menuntut konsentrasi dan tanggung jawab yang besar ke pundak generasi muda. Namun, Tuhan tidak demikian. Bahkan jika kita baca di dalam firman Tuhan, banyak peristiwa di mana Tuhan mempercayakan masalah genting sebuah bangsa kepada generasi muda. Berikut ini contoh-contohnya.
Tuhan Mempercayakan Visi dan Tanggung Jawab kepada Generasi Muda
Dewasa ini, sangatlah sedikit generasi muda yang dipercaya mampu mengemban tanggung jawab berat dalam pelayanan. Kebanyakan hanya dipercayai dalam masalah pendelegasian tugas. Banyak pemimpin gereja yang cukup khawatir untuk mempercayakan masalah pelayanan yang sulit, yang menuntut konsentrasi dan tanggung jawab yang besar ke pundak generasi muda. Namun, Tuhan tidak demikian. Bahkan jika kita baca di dalam firman Tuhan, banyak peristiwa di mana Tuhan mempercayakan masalah genting sebuah bangsa kepada generasi muda. Berikut ini contoh-contohnya.
1. Kehidupan Yusuf (Kejadian 37-47)
Jelas Yusuf mendapatkan visi ketika ia masih muda. Dia bukan pemuda yang sembarangan. Tuhan mempercayakan masalah kelaparan dan kekeringan hebat ke pundak Yusuf sebagai penguasa Mesir. Namun, hal itu ia dapatkan bukan tanpa proses. Dia harus menjalani proses yang sangat berat. Tapi jelas, Allah memilih dia dan bukan pemimpin Israel waktu itu atau malah raja Mesir.
Bayangkan betapa jauhnya Mesir. Namun, Tuhan tidak pernah salah pilih orang. Mungkin kita berpikir, Yusuf tentu belum masuk kualifikasi. Apalagi dia bukan lulusan sekolah ekonomi atau mungkin pakar di bidang pangan. Tetapi Allah memberikan tanggung jawab besar itu ke pundak Yusuf. Dan Yusuf membuktikan bahwa dia adalah pemuda yang dapat dipercaya.
2. Kehidupan Musa (Keluaran 2: 11-22)
Musa memang pernah mengecap betapa enaknya hidup di istana Mesir. Namun darahnya tetaplah darah seorang Ibrani. Karena itu, jauh sebelum dia menyadari panggilan Tuhan untuk menyelamatkan bangsanya dari penindasan, dia sudah merasakan gejlak itu di dalam dirinya. Tidak heran, dia berani membunuh orang yang tega memukul kaumnya. Dia tidak cuek bebek, tetapi dia berani untuk mengambil risiko. Tuhan melihat benih itu. Tuhan melihat keberanian Musa untuk mengambil risiko. Sangat mengherankan!
Tuhan tidak mempercayakan penyelamatan bangsa ini pada pemimpin Israel masa itu, tetapi justru pada pemuda yang notabene gagap dan minder. Tetapi Musa membuktikan kualitasnya, bahwa dia adalah pemuda yang dapat dipercaya.
3. Kehidupan Daud (1 Samuel 17: 40-58)
Daud adalah pemuda yang pertama kali menumbangkan raksasa dari barisan orang Filistin. Allah sudah sejak lama mengenal keberanian dalam diri Daud. Karena itulah, Allah mempercayakan tampuk pemerintahan yang baru ke tangan seorang pemuda yang dulunya hanyalah penggembala domba. Tetapi keberanian dan sepak terjangnya membuktikan bahwa Daud bukanlah pemuda sembarangan.
4. Kehidupan Paulus (Kisah Rasul 26: 12-23)
Paulus juga orang muda yang radikal. Dialah pemuda yang mengembara dengan visi memperluas kerajaan Allah sampai Asia kecil. Lewat pelayanannya, banyak orang mengenal Kristus. Bukan hanya itu, lewat kehidupannya juga dihasilkan banyak pemimpin muda baru yang radikal dan berani hidup menderita demi visi Allah dalam hidupnya. Timotius, Titus, Filemon dan masih banyak lagi; semua lahir lewat tangan dingin seorang Paulus. Mereka menjadi pemuda-pemuda yang terlatih dalam menghadapi masa sulit pelayanan dan tampil sebagai pemuda yang dapat diandalkan dalam pelayanan yang sulit sekalipun.
Masih banyak lagi pemuda-pemuda yang Tuhan panggil dan percayakan tanggung jawab yang sulit. Ini semua menunjukkan bahwa di mata Tuhan, pemuda termasuk orang yang dapat diandalkan dan dipercayai menangani masalah pelik sebuah bangsa.




0 komentar:
Posting Komentar