Sebuah Jurnal Perjalanan Hidup Sang Putri Kecil Bapa

Semua tentang kisah perjuangan putri kecil Bapa

Sabtu, 11 Juni 2011

Empat Tanda Akhir Zaman

Wahyu 3: 14-16.
                “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah. Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulutKu!

                Jemaat Laodikia pada kitab Wahyu merupakan gambaran jemaat Tuhan di Indonesia saat ini. Menurut BAMAG Jawa Timur, pertumbuhan gereja Tuhan di Jawa Timur adalah pertumbuhan yang palsu! Gereja Tuhan semakin bertambah tetapi sesungguhnya yang terjadi adalah transmigrasi, yaitu perpindahan jemaat dari gereja yang satu ke gereja yang lain karena kepahitan dengan komunitas, dibaptis paksa agar dapat masuk ke gereja lain dan lain sebagainya. Banyak gereja mengklaim bahwa di Indonesia telah terjadi kebangunan rohani. Sesungguhnya yang terjadi adalah kebangunan rohani yang palsu! Pertumbuhan gereja akibat transmigrasi bukan karena transformasi. Inikah yang disebut kebangunan rohani?


Di akhir zaman akan ada empat tanda nyata yang akan diuraikan pada poin-poin berikut ini:
1.    Akan muncul nabi-nabi palsu (Matius 24: 4-5).
    Sebenarnya siapakah nabi-nabi palsu yang disebutkan oleh Yesus? Sesungguhnya kita sendiri rawan untuk menjadi nabi-nabi palsu di akhir zaman. Manusia dilahirkan dengan kemampuan berimajinasi yang tinggi. Anda akan dengan sangat mudah membayangkan pribadi Yesus sesuai dengan perintah: bayangkan saat ini Yesus ada di depan anda! Dia pribadi yang lembut yang akan menghibur anda. Ketika anda berada dalam tekanan, lalu anda membayangkan perintah itu terjadi, apakah anda tersentuh? Saya yakin anda tersentuh. Tetapi, apakah anda yakin pribadi yang menyentuh anda adalah pribadi Yesus? Banyak orang di akhir zaman ini disesatkan oleh tipu daya iblis! Banyak yesus-yesus palsu, yesus imajinasi anda. Banyak orang mengaku mengenal dan menyembah Yesus, tetapi sesungguhnya yang mereka sembah adalah yesus imajinasi mereka. Yesus yang selalu menyediakan keinginan kita. Yesus seperti Santa Klaus yang baik. Padahal kebenarannya adalah: Yesus yang sejati, Yesus yang dari Nazaret itu, Dia adalah Allah yang tahu kebutuhanmu dan dia menyediakan apa yang anda butuhkan, bukan semua yang anda inginkan!
    Banyak hamba Tuhan juga dapat tersesat memberitakan injil palsu, injil yang menyenangkan kedagingan kita: engkau ingin kaya? Engkau ingin diberkati? Mari terima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat! Apakah ini Injil yang sejati, saudara?
    Banyak orang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat juga karena mereka takut masuk neraka. Mereka bertobat, tetapi pertobatan mereka palsu! Banyak orang yang bertobat karena ketakutan mereka masuk neraka, tetapi petobat-petobat itu tidak menghasilkan buah pertobatan, mereka masih melakukan dosa. Waspadalah dengan tipu daya si jahat!  
2.    Merosotnya moral manusia
    Ada sebuah gereja di Indonesia yang sudah mengizinkan pemberkatan pernikahan untuk sesama jenis, saudara. Percabulan, perzinahan, tingginya angka kriminalitas akhir-akhir ini seharusnya semakin membuka mata kita terhadap tanda-tanda zaman. Bahkan ada ajaran bahwa selama kita berpacaran, berciuman selama 3 detik itu diperbolehkan. Tidak ada yang namanya ciuman kudus! Sekali tidak kudus, tetap tidak kudus. Ini hanyalah pembenaran terhadap hawa nafsu asmara manusia. Iblis berhasil menyesatkan generasi muda bangsa ini dan ini sangat mendukakan hati Tuhan.
3.    Roh pasif yang dikirimkan Iblis
    Banyak anak Tuhan datang ke KKR, tetapi setelah pulang dari KKR mereka menjadi pribadi yang sama. Pada saat KKR berlangsung, mereka mungkin bisa tetap melompat, menyanyi dan menari buat Tuhan. Tetapi bagaimana setelah pulang dari sana? Banyak anak-anak Tuhan yang menjadikan ibadah KKR sebagai tempat dugem rohani. Hanya untuk bersenang-senang bersama dengan teman di tengah-tengah keramaian, banyak yang berkumpul di ibadah itu, lalu mereka pulang dan selesai. Inikah kebangunan rohani? Mereka hanya berhenti sampai di situ, padahal bagian selanjutnya yang harus dilakukan adalah: Beritakan Injil kepada jiwa-jiwa yang belum mengenal Kristus! (Matius 24: 14).
4.    Bencana alam dimana-mana
    Saya rasa untuk poin yang terakhir sudah sangat jelas. Tanda-tanda alam di akhir zaman sebelum tiba kesudahannya: gunung meletus, tsunami, gempa bumi, pulau-pulau akan tenggelam. Jangan butakan mata rohani anda, lihatlah tanda-tanda zaman, bertobatlah dan sebarkan Injil yang sejati kepada jiwa-jiwa yang belum pernah mengenal kasih Kristus.

0 komentar:

Posting Komentar